Jumat, 12 Juni 2020

Kudus the Semarak City

KUDUS THE SEMARAK CITY (part 1)

 

            Kali ini, saya pingin nyeritain pengalaman trip saya ke Kota Kudus, Jawa Tengah, kota yang berbagi nama dengan salah satu sunan penyebar agama islam di tanah Jawa. Trip ini saya rencanakan secara dadakan Bersama beberapa teman saya. Jadi awalnya, waktu itu hari senin kalo ga salah, teman saya, Rama, cerita di kelas kalo dia mau pulang kampung ke Kudus pas weekend nanti. Sebagai teman yang baik, teman-teman saya pun bilang “jangan lupa oleh-oleh ya, ma!” Cuma saya waktu itu kepikiran lain, daripada nitip oleh-oleh ke Rama, gimana kalo nyari oleh-oleh sendiri langsung di Kudus. Saya sendiri emang belum pernah jalan ke Kudus sebelumnya. Jadi pas dong wkwk. Saya pun bilang ke Rama kalo saya pingin ikut dia pulang kampung Kudus. Saya juga minta sekalian nebeng penginapan di rumahnya doi hehe, biar hemat bos. Setelah izin ke bokapnya, Rama pun mengabulkan permohonan saya untuk ikut pulang kampung ke Kudus. Saya juga mengajak teman-teman saya yang lain untuk ikut serta dalam acara trip dadakan ini. Pada akhirnya, ada dua orang teman saya yang mengiyakan ajakan saya, Yayan dan Aji. Rencana Rama sih dia pingin pulang ke Kudus naik motor hari Kamis sore setelah kelas, trus balik lagi ke Jogja hari Minggu sore, masih tetep pake motor. Yodah, kami berempat sepakat berangkat hari Kamis sore setelah kelas menggunakan dua motor, satu punya saya dan satu lagi punya Rama. Rama membonceng Aji, dan saya dibonceng Yayan.

            Kamis sore, setelah kelas terakhir selesai, saya bergegas kembali ke kos untuk mempersiapkan keberangkatan. Sebelumnya, kami juga sepakat untuk berkumpul lebih dulu di kos Yayan. Setelah mandi dan packing, saya cabut ke kos Yayan. Sesampainya di sana, Rama dan Aji masih belum datang, sementara Yayan malah tidur dan belum nyiapin apa-apa. Ga lama kemudian, Rama datang setelah menjemput Aji di kosnya. Akhirnya, setelah menunggu Yayan mandi, kami berangkat pukul 17.00, molor sejam lebih dari rencana awal. Dari Yogyakarta, kami memulai perjalanan dengan formasi motor Rama di depan dan motor saya membuntuti di belakang. Kami pun bergerak memasuki Provinsi Jawa Tengah, tepatnya Kabupaten Magelang. Di sini, motor saya dan motor Rama sudah tidak terlihat satu sama lain; entah siapa yang di depan dan siapa yang di belakang. Tidak lama kemudian, azan magrib berkumandang. Kemacetan parah menghiasi jalan raya yang kami lewati. Para pengemudi motor banyak yang memilih untuk memotong jalan melewati pedesaan agar terhindar dari kemacetan. Saya dan Yayan yang aslinya tidak tahu jalan pun mengikuti arus dan hanyut dalam lautan pengemudi motor yang rindu akan kenyamanan berkendara tanpa diganggu kemacetan. Jalan pedesaan kami lewati benar-benar sangat indah. Sawah yang hijau berpadu dengan temaram sore mentari yang berwarna kekuningan, dihias dengan sungai kecil yang mengalir di sisi kanan jalan serta perbukitan yang berdiri gagah di sisi kiri jalan. Andai saya seorang wanita, niscaya saya akan memeluk Yayang dari belakang untuk melengkapi keromantisan senja yang disuguhkan di depan mata ini. Setelah melewati jalan pedesaan yang terkesan indie tadi, saya dan Yayan kembali dipertemukan dengan jalan raya yang untungnya sekarang sudah tidak terlalu macet. Sampai sini, kami masih belum bertemu dengan Rama dan Aji. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan melewati Temanggung, Ambarawa, dan Ungaran, dengan kondisi jalan yang minim penerangan. Sepanjang perjalanan ini, karena hari yang memang sudah gelap, perjalanan kami jadi lebih banyak ditemani oleh kendaraan-kendaraan besar seperti bus dan truk. Ketika melewati Ambarawa, kami bahkan hampir tertabrak truk yang bergerak dengan ugal-ugalan, untungnya kami berdua masih diberi keselamatan oleh Allah SWT.

Kami tiba di Kota Semarang sekitar pukul 20.30. Di sebuah persimpangan yang berbentuk seperti huruf Y, berbekal arahan dari google maps, saya mengarahkan Yayan untuk mengambil jalur kanan. Namun, saat hendak memasuki jalur tersebut, kami baru menyadari bahwa jalur tersebut satu arah dan kami seharusnya mengambil jalur yang kiri. Yayan pun mengarahkan motor ke sebuah gang kecil yang terletak di dekat jalur ke kanan tersebut. Kami memutuskan untuk beristirahat dulu dan memastikan keberadaan Rama dan Aji. Dihubungi via whatsapp, Aji memberitahu bahwa posisi mereka masih di belakang kami, sekitar 15 menit perjalanan. Padahal, Yayang bilang kalo malam itu dia mengemudi dengan lebih pelan daripada biasanya, tapi tetep aja doi yang lebih cepet wkwk. Akhirnya, saya dan Yayan memutuskan untuk menunggu mereka dan mencari makan malam. 15 menit kemudian, Rama dan Aji tiba di tempat kami dan ikut memesan makan malam. Setelah beristirahat selama satu jam dan bercerita ngalor ngidul, kami berempat melanjutkan perjalanan; melewati Pelabuhan Tanjung Emas dan memasuki Kabupaten Demak. Kali ini kami berempat bergerak secara beriringan seperti saat baru berangkat dari Yogyakarta tadi sore, motor Rama di depan dan motor saya di belakang.

Kunjungan kami ke Demak ternyata berbarengan dengan acara sholawatan yang diisi oleh Habib Syech yang diadakan di Alun-alun Demak. Kami pun berhenti sejenak untuk menikmati momen tersebut. Sebelumnya, kami sudah sepakat bahwa ketika sampai di Demak, kami akan singgah sejenak di Makam Sunan Kalijaga; membacakan tahlil dan melaksanakan sholat yang tertunda karena perjalanan. Lagi-lagi, saya dan Yayan tiba di Makam Sunan Kalijaga lebih dahulu daripada Rama dan Aji, padahal dari awal dah diniatin buat jalan pelan-pelan wkwk. Kami tiba di sana pukul 23.30. Makam Sunan Kalijaga selalu ramai dengan peziarah, tidak peduli siang atau malam. Di sekitar komplek makam, banyak pedagang yang menjajakan dagangannya seperti kaos, kopyah, tasbih, atau sekedar makanan ringan. Singkat cerita, setelah melaksanakan sholat dan membaca tahlil, kami berempat menghangatkan diri dengan memesan kopi dan wedang ronde yang dapat dijumpai dengan mudah di sekitar komplek makam. Pukul 01.00, kami melanjutkan perjalanan dengan formasi seperti biasanya. Karena jarak ke Kudus sudah dekat, kami memutuskan untuk berjalan beriringan, apapun yang terjadi. Akhirnya, pukul 01.30, kami sampai di Kudus dan langsung menuju ke kediaman Rama. Sesampainya di tempat Rama, kami langsung tepar dan tidur pulas.

 

(bersambung ke part 2)

           


Jumat, 15 September 2017

Penjajahan Jepang di Indonesia dan Kebijakannya terhadap Indonesia

      Pada post kali ini saya akan mencoba untuk mengulik tentang negara Jepang. Negara yang sempat menduduki Indonesia dalam kurun waktu 1942-1945 atau selama Perang Dunia II    berkecamuk    di seluruh dunia. 

        Jepang adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Asia Timur. Negara ini terletak di bagian barat dari Samudra Pasifik. Wilayahnya memanjang dari Laut Okhotsk di utara sampai Laut Tiongkok Timur di selatan. Jepang memiliki 4 pulau besar yang menjadi tempat pemusatan penduduk negara tersebut. Keempat pulau tersebut dari utara ke selatan adalah Hokkaido,Honshu,Shikoku,dan Kyushu. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung,dan sebagian di antaranya adalah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang dan menempati peringkat 10 penduduk tebanyak di dunia.
    
    Dewasa ini,Jepang merupakan salah satu negara termaju di dunia. Beragam jenis industri bertebaran di negara Jepang dan menjadi mesin penggerak dalam pembangunan ekonomi negara Jepang. Berbagai produk industri dan jasa banyak disediakan oleh negara ini. Mulai dari produk otomotif,manufaktur,elektronik,dll. Hal ini membuat banyak negara,utamanya negara yang masih dalam taraf berkembang sangat bergantung kepada negara Jepang. Dan hal ini tentu saja akan semakin meningkatkan nilai jual Jepang di hadapan masyarakat internasional.
        
         Selain itu,masih ada satu hal lagi yang membuat Jepang semakin dikenal di dunia internasional,
yaitu keberadaan manga dan anime. Kedua hal tersebut selain berfungsi sebagai media hiburan juga bisa berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya dan etos kerja masyarakat jepang yang efektif.

       Selanjutnya,selama Jepang menjajah Indonesia tentunya negara ini banyak melakukan kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan cengkeramannya atas bumi Indonesia.
     
         Berikut beberapa kebijakan yang diterapkan selama penjajahannya di Indonesia :
     
a. Di Bidang Pendidikan
    Secara umum, kegiatan pendidikan pada masa penjajahan Jepang mengalami penurunan yang drastis dibanding pada akhir masa pemerintahan Belanda. Murid-murid diwajibkan masuk organisasi pelajar yang disebut Gakutotai dan wajib mengikuti pelatihan dasar kemiliteran serta melakukan kerja bakti atau Kinrohosy antara lain mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan untuk perang,misalnya menanam pohon jarak,menyiangi sawah, dan membasmi hama. Pada tahun 1944 Jepang memberi wewenang kepada Jawa Hokokai untuk membuka sekolah-sekolah baru.Sekolah-sekolah tersebut adalah :
      1.  Koo Kumin Gakku (Sekolah rakyat) 6 tahun
      2.  Tyu Gakku ( SMP untuk pria) 3 tahun
      3.  Dyoo Gankku (SMP untuk putri) 3 tahun
      4.  Sekolah Menengah Tinggi
      5.  Djan Sihan Gakku (SGB)
      6.  Kooto Sihan Gakku (SGA)
      7.  Ika Dai Gakku (Sekolah Tinggi Kedokteran)
      8.  Shika Dai Gakku (Sekolah Tinggi Kedokteran Gigi)
      9.  Kagyo Dai Gakku (Sekolah Tinggi Teknik)
     10. Kenkoku Gakuin (Akademi Pamongpraja)

b. Di Bidang Militer
        Pada masa penjajahan Jepang di Indonesia banyak didirikan organisasi militer yang bertujuan untuk membantu Jepang dalam pertempuran. Anggota dari organisasi-organisasi tersebut sebagian besar adalah pribumi Indonesia.
                1. Seinendan (Barisan Pemuda)
                    Seinendan dimaksudkan sebagai tenaga cadangan perang. Anggotanya adalah pemuda                           yang berusia 14-22 tahun dan diberi pelatihan dasar militer.
                2. Keibodan (Pembantu Polisi)
                     Anggotanya adalah pemuda-pemuda yang sudah melebihi batas usia untuk masuk                                 Seinendan.
                3. Heiho (pembantu prajurit perang)
                      Tugas Heiho adalah melakukan pekerjaan kasar seperti mengangkat perlengkapan                                militer dan memasak. Karena Jepang tenaga, anggota Heiho akhirnya turut diikutkan                            dalam pertempuran.
                4. Pasukan Sukarela Pembela Tanah Air (Boei Gyugun)/PETA
                     Perhatian para pemuda untuk masuk PETA sangat besar.Manfaat utama yang diperoleh                        pemuda Indonesia dalam PETA adalah gemblengan fisik dan semangat cinta tanah air                          serta kepercayaan diri yang besar. Kaum nasionalis mengarahkan mereka untuk                                     kepentingan perjuangan. Peranan mereka sangat besar pada masa awal kemerdekaan

c. Di Bidang Ekonomi
       Secara umum, kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia pada masa Jepang diarahkan untuk kepentingan Jepang. Jepang berusaha untuk menguasai dan mendapatkan semua sumber bahan- bahan mentah untuk industri Jepang. Jepang berkeinginan untuk mewujudkan ambisinya melaksanakan konsep ekonomi Hakko ichiu yaitu keinginan Jepang untuk menjadikan seluruh kawasan Asia-Pasifik ada di bawah kendali Jepang.

d. Di Bidang Sosial-Budaya
          Pada masa penjajahan Jepang, rakyat diharuskan melakukan seikerei,yaitu upacara memberikan penghormatan kepada kaisar Jepang dengan cara membungkukkan badan ke arah matahari terbit. Selain itu,rakyat Indonesia juga dipaksa untuk melaksanakan romusha atau kerja paksa.Romusha awalnya hanyalah tenaga kerja yang dilakukan dengan sukarela, tetapi lama-kelamaan berubah menjadi sistem tenaga kerja paksa. Para tenaga romusha ini dipaksa untuk membantu tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh Jepang. Selain itu,bahasa Indonesia juga mengalami perkembangan pesat pada masa pendudukan Jepang. Usaha memperkaya perbendaharaan bahasa dilakukan oleh para ahli bahasa dengan membentuk Komisi Bahasa Indonesia pada tanggal 20 Oktober 1942. Lalu, pemerintah Jepang juga melakukan pembagian kelas seperti pada zaman penjajahan Belanda. Perbedaannya adalah Jepang menempatkan kaum pribumi pada derajat yang lebih tinggi daripada warga cina yang tinggal di Indonesia. Pada masa Belanda warga etnis cina berada pada strata yang lebih tinggi daripada kaum pribumi sekalipun itu adalah anggota kerajaan.Pemerintahan Jepang juga gencar dalam mengampanyekan propaganda yang bertajuk "Gerakan 3A". Nippon Cahaya Asia, Nippon Pemimpin Asia, Nippon Pelindung Asia.

      Terakhir, saya percaya dan yakin bahwa Indonesia suatu saat akan berhasil menyamai bahkan melampaui apa yang telah dicapai oleh Jepang dewasa ini. Tentunya dalam hal yang positif ya. Banyak sumber yang mengatakan bahwa negara yang berhasil memanfaatkan "bonus demografi" akan berhasil menjadi negara maju. Bonus demografi sendiri adalah keadaan dimana struktur penduduk suatu negara sebagian besar berada pada usia dewasa. Hal ini membuat negara tersebut akan memiliki angkatan kerja yang besar. Jika keadaan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, misalnya dengan memberlakukan regulasi yang tepat, tentu akan membuat tingkat pertumbuhan ekonomi negara tersebut meningkat dengan pesat.Banyak negara yang sudah membuktikan hal ini, misalnya Prancis, Inggris, dan Jerman yang mengalami bonus demografi pada 1850-an, lalu ada juga Korea yang mengalami hal tersebut pada 1980-an dan sekarang sudah menjadi negara maju. Jepang sendiri mengalami bonus demografi pada tahun 1950-an dan dengan sangat sukses menjadikannya sebagai pijakan bagi capaian mereka yang luar biasa dewasa ini.

      Oke, sekian tulisan saya kali ini

      Terima Kasih

Senin, 28 Agustus 2017

HAL-HAL YANG BAKAL TERJADI KALAU............ SAYA TAN MALAKA

Pada kesempatan ini saya akan  membahas tentang  seorang TAN MALAKA, pahlawan nasional yang jasa-jasanya relatif dilupakan oleh kebanyakan masyarakat Indonesia dewasa
ini.


Namanya Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka.Dia biasa dikenal sebagai Tan Malaka. Dia lahir di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Lima Puluh Kota,Sumatra Barat pada tanggal 2 Juni 1897.Dan akhirnya saya tewas dibunuh pada tanggal 21 Februari 1949 di desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur.Dia adalah seorang pembela kemerdekaan Indonesia yang berpihak pada golongan sayap kiri bersama dengan tokoh-tokoh Partai Komunis Indonesia.Dia juga adalah orang yang mendirikan Partai Murba.

Selanjutnya, saya ingin mencoba membayangkan bagaimana rasanya menjadi sesosok Tan Malaka yang legendaris.

Jadi, selanjutnya saya akan mengetik dalam sudut pandang Tan Malaka.

Alasan saya ingin menjadi seorang Tan Malaka adalah karena Tan Malaka merupakan seorang pahlawan yang memiliki peran sangat besar dalam menuntun bangsa Indonesia menuju pintu gerbang kemerdekaan.Sekilas,hasil dari perjuangan-perjuangan Tan Malaka memang kurang atau bahkan tidak terlihat.Namun, di situlah letak dari keikhlasan seorang Tan Malaka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.Jejak perjuangannyasebagian besar terekam bentuk buah pemikiran.Gagasan-gagasannya banyak mempengaruhi perjuangan-perjuangan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh bangsa lain yang lebih dikenal.Buku-buku yang ditulisnya banyak dibaca oleh para pejuang kemerdekaan yang lain.Para penentu ini besar dengan membaca pikiran-pikiran Tan Malaka. Ia bukan hanya sudah aktif dalam pergerakan sebelum mereka. Ia adalah sang pendahulu yang mereka hormati. Misalnya, presiden pertama kita,Ir.Soekarno.Sukarno tak ragu untuk memandatinya sebagai pimpinan perjuangan bila dirinya dan Hatta tak berdaya lagi meski kemudian keputusan ini direvisi dengan menambahkan nama-nama dari kelompok politik lainnya.Itulah salah satu contoh dari betapa Tan Malaka sangat layak untuk mendapatkan perlakuan yang lebih baik dari kita generasi yang tinggal menikmati hasul perjuangannya.

Lalu, Tan Malaka juga sangat ahli dalam hal menyamar.Ini kembali menunjukkan betapa ikhlasnya seorang Tan Malaka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.Ia lebih memilih untuk mendekati rakyat jelata dan terus menyebarkan ide-ide perjuangannya dengan cara sembunyi-sembunyi dan menutupi identitas aslinya ketimbang melawan pemerintah kolonial dengan cara mengadakan rapat-rapat umum dan membuka jati dirinyayang sesungguhnya.Tapi, yah, memang strategi perjuangan itu banyak macamnya.Yang lebih penting adalah muara dari dari semua metode itu yaitu kemerdekaan Indonesia.Sebenarnya keahlian Tan Malaka dalam bidang nyamar-menyamar ini ini lebih disebabkan oleh statusnya yang merupakan buronan dari pemerintah kolonial.Tan Malaka pada hari ini bisa saja berada di Jawa dan esok hari ia sudah berada di Sulawesi.Tidak ada orang yang tahu ia sedang ada dimana dan kapan ia berada di suatu tempat karena di tempat yang berbeda ia menggunakan identitas yang berbeda pula sehingga sangat sulit untuk dilacak.Selain itu, juga ada banyak pihak yang tidak terlalu menyukai keberadaan Tan Malaka.Ia dianggap sebagai hantu gentayangan yang dapat dengan seketika merebut pengaruh yang sudah mereka miliki.Oleh karena itu,dengan melenyapkan Tan Malaka.maka dapat mengurang resiko terhadap kekuasaan mereka.

Selanjutnya ada beberapa hal yang ingin saya lakukan jika saya adalah seorang Tan Malaka.Tapi,saya percaya bahwa Tan Malaka yang asli mempunyai alasannya sendiri yang membuat ia tidak melakukan hal-hal tesebut sepanjang hidupnya.

Pertama,Jika saya adalah Tan Malaka, saya akan mencoba untuk memperkenalkan diri ke khalayak umum dengan menggunakan identitas asli.Keberadaan Tan Malaka, khususnya di Pulau Sumatra, sudah menjadi semacam legenda.Bahkan ada beberapa penulis yang sampai menuliskan roman tentang dirinya.Ia dianggap sebagai simbol perlawanan rakyat sumatra terhadap kolonialisme belanda.Tanpa mengungkapkan jati dirinya pun. ia sudah dianggap sebagai panutan dan mampu menghimpun massan dalam jumlah yang besar untuk mendobrak kolonialisme belanda.Apalagi jika ia menggunakan identitas aslinya.Mungkin akan lebih banyak orang yang akan turut serta dalam perjuangannya karena terbius oleh nama besarnya yang sudah melegenda itu.

Kedua, hal yang mungkin saya lakukan jika menjadi seorang Tan Malaka adalah menikah. Hal yang lumrah dilakukan oleh setiap insan manusia tapi tidak dilakukan oleh Tan Malaka.Tan Malaka sendiri mengaku pernah jatuh cinta sebanyak tiga kali, yaitu di Belanda, Filipina, dan Indonesia . Di Belanda, Tan Malaka dikabarkan pernah menjalin hubungan dengan gadis Belanda bernama Fenny Struyvenberg, mahasiswa kedokteran yang kerap berdatang ke rumah kost-nya. Sementara di Filipina, ada seorang gadis bernama Carmen, puteri bekas pemberontak di Filipina dan rektor Universitas Manila. Sedangkan saat ia masih di Indonesia, Tan pernah jatuh cinta kepada satu-satunya siswi perempuan di sekolahnya saat itu, yakni Syarifah Nawawi.Mungkin saya akan mencoba mencari yang ke empat dan berusaha untuk benar-benar menikahinya.Dengan begitu, mungkin saya bisa merasakan apa yang disebut kasih sayang seorang istri dan mungkin saya bisa memenyiapkan dan mendidik seorang anak yang nantinya akan melanjutkan perjuangan saya.

Sekian dari saya kali ini 

TERIMA KASIH


Rabu, 10 Mei 2017

JIKA AKU MENJADI...... (PENJAJAH)

      Pada ketikan  kali ini saya akan mengetik sebagai seorang bangsa barat yang datang ke Indonesia untuk melakukan tindak penjajahan.Namun,tenang saja,ketikan saya kali ini hanya pura-pura kok,bu-
kan beneran.

      Kali ini saya hanya ingin membayangkan bagaimana rasanya menjadi bagian dari bangsa-bangsa yang selama berabad-abad menjajah bangsa Indonesia.

      Selama tulisan ini berlangsung saya akan menjadi orang Inggris.

      Alasan saya ingin menjajah negeri ini sebagai orang Inggris adalah karena Inggris merupakan negara yang memiliki daerah jajahan terbanyak dan terluas.Dengan saya menjadi bagian dari impe-
rium ini,maka saya telah menjadi bagian dari sebuah negara yang mempunyai wilayah terluas dalam
sejarah penjajahan dunia.Saya akan memiliki kebanggaan sebagai seorang warga negara dan juga     akan mendapat hak-hak istimewa jika saya sedang berada di negeri-negeri jajahan.

     

       Kemudian jika saya mendapat kesempatan untuk menjadi kepala pemerintahan di daerah jajahan saya ingin memerintah layaknya Sir Thomas Stamford Raffles,seorang gubernur jenderal       Inggris
yang berkuasa di Indonesia dalam kurun waktu 1811-1816.Selama masa pemerintahannya,Raffles banyak membawa perubahan di daerah kekuasaannya.


Thomas Raffles


       Oleh karena itu,saya ingin mengikuti dan melanjutkan apa yang telah ditinggalkan oleh Raffles bagi negeri ini.

        Diantaranya adalah :

a. Melakukan perbaikan di bidang pemerintahan dengan cara membagi Indonesia menjadi beberapa
    wilayah (di zaman Raffles dikenal dengan nama "karesidenan").Hal ini agar saya semakin mudah
    dalam menjalankan dan mengorganisir roda pemerintahan.Namun,saya tetap akan mempertahan-
    kan corak asli dari sistem kekuasaan di negeri ini,Hal ini agar kebudayaan yang telah lama berakar     di sini tidak serta merta hilang.

b. Menghapus pajak hasil bumi (Contingenten),dan sistem penyerahan wajib (Verplichte Leverentie)
    dari negeri ini dan menggantinya dengan sistem perekonomian yang lebih banyak melibatkan ka-
    um pribumi dalam pelaksanaannya.Hal ini agar masyarakat pribumi juga ikut merasakan apa yang
    telah mereka usahakan bagi negara yang menjajah mereka.Raffles sendiri menerapkan sistem sewa     tanah atau Land Rent untuk menarik pajak dari penduduk pribumi

c. Saya juga akan memperbaiki sistem hukum yang sebelumnya berlaku di negeri ini pada masa pen-
    jajahan VOC dan kolonial Belanda.Dari yang sebelumnya hukuman lebih dititik beratkan pada ras,
    menjadi lebih dititik beratkan pada besar kecilnya kesalahan yang telah diperbuat pelaku.

d. Menghapus perbudakan yang ada di negeri ini serta sedikit memberikan kebebasan bagi kaum pri-
    bumi dalam mengekpresikan dirinya.

e. Hal terakhir yang ingin saya lakukan selama saya menjadi gubernur jenderal          di sini   adalah       memberikan sumbangsih bagi perkembangan ilmu pengetahuan.Saat      masa   pemerintahannya,
    Raffles telah merampungkan penulisan sebuah buku yang berjudul " History of Java".

   

History of Java

 
       Selain itu, ia menulis buku yang berjudul "History of the East Indian Archipelago".Ia juga       mendukung perkumpulan "Bataviaach Genootschap",yaitu semacam perkumpulan dari     orang-         orang    yang memiliki minat terhadap ilmu pengetahuan.Ia juga menemukan apa yang saat  ini           kita kenal sebagai bunga bangkai raksasa (Rafflessia arnoldii).Saya pun juga ingin     mengikuti         jejak         yang telah ditinggalkan oleh Raffles di negeri ini.Saya akan menulis buku-buku yang           mendeskripsikan dan menerangkan tentang daerah jajahan saya.Saya juga melakukan     banyak         eksplorasi atau ekspedisi untuk mengungkap apa yang   belum      diketahui orang tentang negeri         yang saya jajah ini.Saya juga akan mendukung dam membiayai kegiatan-kegiatan yandilakukan         oleh perkumpulan-perkumpulan ilmu pengetahuan yang ada            di negeri ini.
    
    
     
          
    Sekian ketikan saya kali ini

    Terima Kasih
   
     
     

Selasa, 09 Mei 2017

Dampak Positif dan Negatif Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

     

    Pada post kali ini saya akan membahas tentang dampak positif maupun dampak negatif dari datang nya bangsa-bangsa barat di bumi Indonesia.Tentunya dari sudut pandang bangsa Indonesia ya kawan.

    Setiap bangsa barat yang datang ke tanah air memiliki dampaknya sendiri-sendiri baik itu yang positif maupun yang negatif.Hal ini dikarenakan masing-masing dari mereka memiliki ke-khas-an
tersendiri dalam melakukan penjajahan di negeri ini.

    Sebagai pembuka, saya akan membahas tentang penjajahan yang dilakukan oleh bangsa yang pertama kali datang ke Indonesia yaitu bangsa portugis.

    Berikut dampak positif nya :

  a.Kedatangan bangsa Portugis ke Indonesia semakin memperkaya keberagaman yang ada di Indone-
     sia.Lho kok bisa? hal ini karena bangsa porugis datang ke Indonesia selain untuk mencari rempah-
     rempah,juga untuk menyebarkan agama katholik yang dimotori oleh seorang Fransiscus Xaverius.
     Hal ini tercermin dalam semboyan penjajahan lama dari bangsa-bangsa eropa yaitu 3G (Gold,Glo-
     ry,Gospel) atau (Kekayaan,Kejayaan,Keyakinan).

  b.Kalau di poin pertama tadi bangsa Portugis memperkaya bangsa Indonesia dari segi agama,kali ini      bangsa Portugis juga menambah kekayaan kita di bidang budaya.Yaitu dengan hadirnya suatu              jenis  musik baru yakni musik keroncong.

  c. Adanya alih teknologi dari bangsa Portugis yang berasal dari benua Eropa kepada bangsa Indo-
      nesia.Benua Eropa telah lama dikenal sebagai benua yang paling maju diantara benua-benua la-
      innya.Dengan kedatangan bangsa Portugis ke Indonesia maka mereka juga akan membawa tek-
      nologi mereka yang maju untuk dapat mempertahankan kekuasaan mereka di Indonesia.Lama-
      kelamaan bangsa Indonesia akan mempelajari sistem kerja dari tekonolgi tersebut dan terjadilah
      yang namanya alih teknologi

  d.Bangsa Portugis banyak meninggalkan bangunan-bangunan yang memiliki nilai seni tinggi.Dian-
     taranya adalah benteng-benteng yang dulu mereka gunakan untuk berperang dengan           nenek
     moyang kita
               
                                                     
                                                         Benteng Sao Paulo,Ternate

  Yang ini dampak negatifnya :

 a.Kedatangan bangsa Portugis membuat rakyat Indonesia tidak bisa melakukan kegiatan perekono-
    mian merek adengan bebas.Hal ini karena Portugis melakukan kebijakan monopoli perdagangan
    kepada Indonesia sehingga semua hasil bumi yang dihasilkan oleh rakyat Indonesia harus diserah-
    kepada mereka.

 b.Bangsa Portugis banyak menimbulkan perang dengan rakyat Indonesia terutama dengan para pe-
    nguasa yang ada di Ternate dan Tidore.Peperangan ini banyak memakan korban.Baik itu berbentuk     nyawa maupun harta.

     Pengaruh dari penjajahan Portugis lebih terasa akibatnya di Indonesia bagian timur dibanding Indonesia bagian barat

     Bahasan berikutnya sebenarnya bukanlah sebuah bangsa,melainkan sebuah organisasi atau lebih tepatnya kongsi dagang yang mewakili sebuah negara.Saking besarnya kekuasaan atau kewenangan dari lembaga tersebut,lembaga tersebut terlihat seperti suatu negara yang berdiri sendiri.Yap,organisa-
si tersebut adalah Verenigde Oost-Indische Compagnie atau yang akrab disapa VOC.

     Dasar dari sangat besarnya kekuasaan yang dimiliki oleh organisasi ini adalah hak yang diberikan oleh pemerintah Belanda kepada mereka yaitu "Hak Octroi" yang meliputi hal-hal berikut :
         
         a. Hak monopoli perdagangan
         b. Hak mencetak dan mengedarkan uang
         c. Hak mengangkat dan memberhentikan pegawai
         d. Hak mengadakan perjanjian dengan raja-raja
         e. Hak memiliki tentara sendiri
         f.  Hak mendirikan benteng
         g. Hak menyatakan perang dan damai 
         h. Hak mengangkat dan memberhentikan penguasa setempat
       
      Karena hak-hak yang mereka inilah kekuasaan VOC dapat berkembang di Indonesia dalam kurun waktu yang relatif cepat. 

         Berikut dampak positif yang diberikan oleh VOC kepada Indonesia :

       a. Rakyat Indonesia jadi tahu bagaimana cara menghasilkan tanaman dengan cara efisien namun te-
           tap menghasilakan tanaman dengan kualitas terbaik
       b. Rakyat Indonesia yang awalnya menanam hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,dengan
           adanya VOC mulai memiliki orientasi bisnis dengan ditanamnya tanaman-tanaman yang laku di
           pasar eropa.
       c. Sama dengan Portugis,VOC juga banyak meninggalkan bangunan yang memiliki nilai seni dan
           juaga nilai sejarah yang tinggi.
       
         
Benteng Oranje, Ternate

        Nah,yang ini dampak negatifnya :

       a. Hilangnya kekuasaan para raja yang berkuasa di Indonesia karena VOC ikut campur dalam men-
           jalankan urusan istana.
       b. Kehidupan perekonomian bangsa Indonesia semakin merosot dikarenakan VOC memberlakukan
           kebijakan yang sangat memberatkan rakyat Indonesia.
         
             Beberapa kebijakan tersebut adalah :
       
           1. Verplichte Leverantie,yaitu penyerahan wajib hasil bumi dengan harga yang telah ditetapkan
               oleh VOC.Peraturan ini melarang rakyat untuk menjual hasil bumi kepada pedagang lain sela-
               in VOC.
           2. Contingenten,yaitu kewajiban bagi rakyat untuk membayar pajak berupa hasil bumi.
           3. Ektripasi,yaitu hak VOC untuk menebang tanaman rempah-rempah agar tidak terjadi kelebihan
               produksi yang dapat menyebabkan harga merosot.
           4. Pelayaran Hongi,yaitu pelayaran dengan mengguanakan perahu kora-kora untuk mengawasi
               pelaksanaan perdagangan VOC dan menindak pelanggarnya.
       

Pelayaran Hongi

          Kebijakan-kebijakan tersebut sangat membatasi kebebasan rakyat Indonesia dalam melakukan ke-
          giatan perekonomian sehingga lama-kelamaan perekonomian Indonesia akan merosot.

      c. Makin meluasnya kebudayaan barat,sehingga budaya tradisional milik leluhur kita mulai luntur

      Nah kali ini yang akan kita kupas dampak negatif maupun positifnya adalah negara yang menjadi induk dari organisasi VOC,yaitu Belanda.

       Dampak Positif :
   
      a.  Munculnya masyarakat Indonesia yang mengenyam bangku pendidikan,meski hal itu hanya dira-
           sakan oleh kalangan bangsawan saja.
      b.  Infrastruktur yang dibangun oleh pihak Belanda banyak yang masih digunakan oleh pemerintah 
           Indonesia sampai saat ini.Contohnya adalah jalan raya pos yang membentang dari Anyer sampai 
           Panarukan 
      c.  Rakyat Indonesia mendapat pengetahuan baru tentang bahasa asing, terutama bahasa belanda
      d.  Bangsa Belanda juga mendirikan banyak bangunan megah yang masih bisa kita nikmati keinda-
           hannya sampai saat ini.
                    

Balai Kota Lama, Medan

      Dampak Negatif : 
     
      a. Rakyat Indonesia semakin menderita dengan adanya sistem kerja rodi yang dijalankan oleh peme-
          rintah Belanda.Meskipun hasil dari kerja rodi tersebut banyak yang masih kita gunakan sampai
         saat ini seperti jalan raya pos yang dibangun pada masa gubernur jenderal Daendels (1808-1811),        tapi      tetap saja sistem tersebut telah ,memakan banyak korban dari pihak rakyat Indonesia baik        dari segi harta maupun nyawa.  
      b. Adanya kesenjangan sosial antara pihak penjajah yaitu Belanda dengan pihak terjajah yaitu Indo-
          nesia.
      c. Masyarakat Indonesia semakin menderita dengan adanya sistem tanam paksa (Cultuurstelsel).Sis-
          tem ini mewajibkan rakyat Indonesia untuk menyisihkan sebagian tanah mereka untuk ditanami o-
          leh tanaman-tanaman yang laku di pasar eropa.Sistem ini pertama kali dijalankan pada masa pe-
          merintahan gubernur jenderal Van den Bosch tahun 1830-an.Saat sistem ini diberlakukan musibah
          kelaparan menimpa rakyat Indonesia dengan hebatnya.Selain pangan,rakyat Indonesia juga me-
          ngalami krisis di bidang sandang dan papan.Saking susahnya mencari pakaian,rakyat Indonesia,
          sampai harus menggunakan pakaian yang terbuat dari karung goni.

             Terakhir,kita akan membahas tentang dampak dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa yang 
       memiliki wilayah jajahan terluas dalam sejarah penjajahan di dunia.Yap,bangsa tersebut        adalah 
\      bangsa Inggris.
              
             Penjajahan yang dilakukan oleh Inggris relatif cepat jika dibandingkan dengan durasi penjajahan
       yang dilakukan oleh bangsa-bangsa lain di Indonesia.Penjajahan Inggris dimulai sejak       peristiwa
       "Rekapitulasi Tuntang".Peristiwa tersebut adalah perjanjian penyerahan wilayah kekuasaan Belanda    di Indonesia kepada pihak Inggris yang dilaksanakan di wilayah Tuntang,Jawa Tengah.

             Isi dari "Rekapitulasi Tuntang" adalah sebagai berikut : 
        
        1). Pulau Jawa,Palembang,dan Makassar diserahkan kepada Inggris
        2). Semua anggota tentara Belanda ditahan
        3). Pemerintah Inggris tidak akan mengakui utang-utang yang dibuat oleh pemerintah Prancis sela-
             ma masa pemerintahan Daendels
        4). Pegawai-pegawai pemerintah yang masih ingin bekerja di bawah pemerintah Inggris boleh tetap          memegang jabatannya.
             
           Saat penjajahan Inggris,gubernur jenderal yang berkuasa adalah Sir Thomas Stamford Raffles.

             Kekuasaan Inggris di Indonesia resmi berakhir dengan adanya "Treaty of London" tahun 1924.
         Yang isinya adalah : 

         1). Belanda memberikan Malaka kepada Inggris dan sebaliknya Inggris menberikan Bengkulu ke-
              pada Belanda
         2). Belanda dapat berkuasadi sebelah selatan garis paralel Singapura sedangkan Inggris di sebelah
              utara.

            Adapun dampak positifnya adalah : 
        
        a. Pembagian daerah atau provinsi yang ada di Indonesia pada saat ini sebagian besar mengikuti po-
            la pembagian yang dilakukan pada masa pemerintahan Inggris.Hal ini khususnya dapat dilihat di 
            Pulau Jawa.Pada masa itu,Pulau Jawa dibagi menjadi 16 karesidenan dan pembagian dae-
            rah tersebut sebagian besar masih dipertahankan hingga kini.
        b. Untuk pertama kalinya para bupati yang berkuasa diangkat menjadi pegawai pemerintah.Hal ini
            membuat para bupati merasa diperhatikan dan kemungkinan untuk terjadinya pemberontakan di
            kalangan para bupati semakin kecil.
       c.  Pada masa pemerintahan Inggris pertama kali dirintis pembangunan Kebun Raya Bogor yang ke-
            asriannya msih dapat kita nikmati hingga saat ini
        d. Gubernur jenderal Inggris Thomas Raffles pada saat memerintah menyempatkan diri untuk me-
            nulis buku "The History of java" yang berisi tentang bermacam-macam hal yang berkaitan de-
            ngan Pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya.Hal ini semakin mengenalkan kebudayaan yang
            kita miliki kepada dunia.
        e. Bangsa Inggris juga meninggalkan beberapa bangunan yang cukup indah dan bersejarah selama
            penjajahannya di Indonesia.Jumlahnya memang relatif sedikit dikarenakan durasi penjajahannya
            sangat singkat.Peninggalan Inggris yang berbentuk bangunan banyak ditemukan di daerah Beng-
            kulu.
                           

Benteng Marlborough,Bengkulu

         Sedangkan dampak negatifnya adalah :

          Pada zaman penjajahan Inggris diberlakukan sistem "Landrent" atau "sewa tanah" yang pada pelaksanaannya sangat memberatkan rakyat.

               Dampak dari sistem sewa tanah yang sangat dirasakan oleh rakyat Indonesia adalah :
       
         a. Menumbuh kembangkan kebencian rakyat pemilik tanah terhadap para penyewa lahan
         b. Timbulnya kerugian yang cukup besar bagi pribumi
         c. Menumpahnya kekecewaan para Sultan,Bupati,dan bangsawan akibat pengambilan pajak yang
            dilakukan secara langsung oleh pihak Inggris tanpa melalui pihak mereka sama sekali
         d. Petani tidak boleh menjual,membeli, maupun menggadaikan tanah

         Yah,sekian tulisan saya kali ini

         Terima Kasih                 
              
          

Rabu, 12 April 2017

Hikmah mempelajari kerajaan islam di indonesia



Kali ini saya akan membahas tentang manfaat mempelajari sejarah kerajaan-kerajaan islam yang pernah berkiprah di bumi Indonesia tercinta.

 Langsung aja yuk dimulai kuyy.......

A. Kita tahu bahwa saat mempelajari sejarah kerajaan islam tentu tidak lepas dari mempelajari yang        namanya ulama.Peran mereka dalam kelangsungan hidup kerajaan-kerajaan islam ini sangat ban-        yak  macamnya,mulai dari menjadi penasihat kerajaan,menjadi pemimpin keagamaan,turut mem-        bantu berdirinya kerajaan,bahkan menjadi panglima perang.Dengan mempelajari kisah hidup me-      reka,Kita dapat meneladani sikap yang ditunjukkan oleh mereka selama menjalani hidup di dunia.
     Mulai dari keberanian,kecerdasan,kesopanan,dll.Banyak hal yang bisa kita ambil dari mereka lho.

B. Dengan mempelajari kerajaan islam kita akan belajar tentang berbagai kondisi yang terjadi pada 
     saat kerajaan tersebut berdiri.Mulai dari kondisi politik,sosial,budaya,dll.
        
      1. Saat kita mempelajari kondisi politik suatu kerajaan,kita akan mengetahui bagaimana kerajaan             tersebut didirikan,bagaimana kerajaan tetrsebut mengatasi pemberontakan yang terjadi di wila-           yahnya,bagaimana kerajaan tersebut melebarkan sayap kekuasaannya,dan sebagainya.Dengan             mempelajarinya,Kita bisa memberitahu para pemimpin kita tentang kelakuan para pemimpin               yang pernah berkuasa di kerajaan tersebut.Bagaimana baiknya mereka,bagaimana mereka                   dalam mengambil keputusan,dll
   
     2. Bila kita mengkaji tentang kondisi sosial suatu kerajaan,maka kita bisa mengetahui tentang apa           yang dilakukan oleh kerajaan tersebut untuk membuat penduduknya nyaman,aman,tentram,&             sejahtera.Selanjutnya kita bisa menerapkan hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari kita.
   
     3. Bila kita mencermati,di kerajaan-kerajaan islam yang pernah ada di Indonesia,khusunya yang              berdiri di Pulau Jawa telah mengembangkan sebuah sistem tata kota yang berbeda dengan                    yang pernah ada sebelumnya.Dimana terdapat alun-alun,masjid,dan pendopo yang terletak da-            lam satu area dan berfungsi sebagai pusat pemerintahan.

       Jadi intinya hikmah yang bisa kita ambil dari mempelajari kerajaan-kerajaan islam yang ada di
       Indonesia adalah keteladanan.Banyak hal yang bisa kita teladani dari kerajaan-kerajaan islam ter-
       sebut.Mulai dari lingkup individu sampai negara.Semuanya memiliki hal-hal yang bisa kita tela-
       dani.
   
       Masih banyak lagi hal yang bisa kita petik dari tumbuhnya kerajaan-kerajaan islam di Indonesia          selain hal-hal yang saya tuliskan di atas,tapi saya pas nulis ini kayaknya belum kepikiran.

      Sekian dulu postingan dari saya kali ini

      TERIMA KASIH
              

Kamis, 02 Maret 2017

kita belajar hindu-budha ada gunanya nggak ya????

         
        Pada kesempatan ini saya akan mengajak anda untuk memikirkan manfaat belajar mengenai kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia pada masa lampau.


        Kali ini saya mendapat tugas dari guru saya tentang hikmah belajar kerajaan hindu-budha yang ada di indonesia.Entah kenapa saya bingung mau nulis apa karena saya merasa kalau saya belum mendapat pencerahan tentang materi ini.Materi ini ini adalah pembahasan tentang kerajaan-kerajaan yang diperintah dan ditinggali oleh orang-orang yang berasal dari agama hindu dan budha sedangkan saya sendiri beragama islam.Maka dari itu saya awalnya bingung ingin menulis apa.Tapi setelah saya pikirkan dengam matang,saya akan mencoba untuk menuliskan pemikiran saya tentang hikmah belajar kerajaan hindu budha.     

           Menurut saya,jika kita belajar tentang kerajaan hindu budha,maka otomatis kita juga belajar tentang agama sekaligus budayanya.Dengan ikut mempelajari agama dan budaya itulah kita bisa mengetahui latar belakang munculnya agama tersebut dan bagaimana agama tersebut disebarkan plus diajarkan serta isi dari ajaran tersebut.Setelah itu,kita dapat melihat agama tersebut dari berbagai sisi sekaligus membandingkannya dengan agama yang kita anut.Apabila terdapat hal yang sama,maka janganlah terkejut karena semua agama yang ada di dunia ini pasti mengajarkan kebaikan pada penganutnya memerintahkan pengikutnya untuk menjauhi kejelekan.Jika ada agama yang memerintahkan kejelekan,itu pasti adalah buah karya dari penganutnya sendiri,Dengan begitu kita dapat memahami mengapa ada orang yang mau bersusah-payah menjalankan ibadah dari agama tersebut.Selain itu,kita juga bisa menumbuhkan sikap toleransi terhadap kolega kita yang menganut agama yang sama dengan kerajaan-kerajaan yang kita pelajari.Ingat bahwa nenek moyang kita adalah orang yang toleran.Jika tidak,mana mungkin kebudayaan kita yang awalnya bercorak animisme dan dinamisme bisa dirubah oleh orang-orang India menjadi bercorak hindu dan budha dan berubah menjadi agama islam yang baru datang belakangan. 

              Jadi,kesimpulannya,dengan menyimak penjelasan guru tentang kerajaan-kerajaan hindu-budha yang ada di Indonesia,kita dapat menumbuhkan rasa persatuan dalam masyarakat Indonesia yang heterogen dikarenakan kita mengetahui sebab dari adanya perbedaan dalam agama yang kita anut serta mengetahui sejarah masa lalu dari leluhur kita yang pernah menjadi bangsa yang besar dan disegani di kalangan masyarakat internasional.   

                  Sekian ocehan saya kali ini,

                  Terima kasih sudah membuang waktunya